Apa yang lebih sulit dari menahan rindu? Jawabannya adalah menahan untuk tidak membelanjakan uang dari penghasilan yang kamu dapatkan dari bekerja keras. Jika dipikir-pikir rasanya akan sulit jika memang harus menahan diri dan menyisihkan sebagian uang dari penghasilan untuk ditabung. Hal ini dikarenakan sifat konsumtif yang memang sudah mendarah daging pada diri manusia. Namun, tetap saja itu bukan sebuah alasan yang dibenarkan ya, padahal selain untuk ditabung uang yang disisihkan dari penghasilan kamu ternyata juga bisa dialihkan untuk investasi kamu loh.
Mengapa Investasi Penting untuk Milenial?
Saat ini ternyata masih banyak juga orang yang meremehkan betapa pentingnya untuk melakukan investasi sejak usia muda bukan? Karena mungkin usia masih terpaut muda, maka mereka masih meremehkan juga tentang pentingnya investasi untuk mempersiapkan kondisi keuangan mereka nantinya agar lebih baik di masa depan nih.
1. Waktu adalah Aset Terbesar
Dengan memulai investasi di usia muda, kamu memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan modalmu. Efek dari bunga majemuk akan bekerja lebih maksimal seiring berjalannya waktu, sehingga semakin awal kamu mulai, semakin besar potensi keuntungan yang bisa kamu raih.
2. Mengembangkan Kebiasaan Finansial yang Baik
Berinvestasi sejak dini membantu membangun kebiasaan finansial yang sehat. Kamu belajar untuk mengatur keuangan dengan bijak, menahan diri dari pengeluaran impulsif, dan memprioritaskan kebutuhan jangka panjang.
3. Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi
Investasi memberikan perlindungan finansial terhadap ketidakpastian ekonomi di masa depan. Dengan portofolio investasi yang baik, kamu dapat menghadapi berbagai tantangan finansial, seperti inflasi, resesi, atau kehilangan pekerjaan, dengan lebih percaya diri.
4. Peluang untuk Diversifikasi Pendapatan
Dengan berinvestasi, kamu tidak hanya mengandalkan satu sumber pendapatan. Diversifikasi pendapatan melalui berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, reksa dana, atau properti, memberikan keamanan finansial yang lebih baik.









